Magetan, ReportaseTimes – ClassMeeting merupakan salah satu agenda yang selalu dinanti-nantikan oleh siswa di setiap akhir semester. Bukan hanya menjadi ajang pelepas penat setelah ujian, tetapi ClassMeeting juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.
Di Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) Yosonegoro Magetan, Classmeting tahun 2026 ini sangatlah dinanti-nanti siswa-siswi kelas 10 dan 11, yang mana terdapat beberapa kompetisi yang dapat diikuti, mulai dari Esports, Futsal, dan Volly.
Seperti yang dikatakan Ketua OSIS SMK Yosonegoro Magetan, Awan Kurnianto, bahwa untuk ClassMeeting kali ini dimulai pada 10 Juni 2026 sampai dengan 18 Juni 2026 mendatang.
“Untuk hari pertama ini ClassMeeting kita awali dengan pertandingan Esports Mobile Legend antar kelas yang diikuti mulai dari kelas 10 hingga kelas 11 dengan total kurang lebih 50 peserta,” jelasnya saat ditemui di ruangan ClassMeeting perlombaan Esports Mobile Legend, Rabu (10/6/2026) pagi.
Ia menjelaskan, untuk pertandingan Esports sendiri dimulai dari Mobile Legend, kemudian dihari berikutnya Free Fire yang kemungkinan akan sama diikuti kurang lebih 50 peserta yang diambil dari kelas 10 dan 11.
“Esport yang diambil ini bukan sekedar untuk bermain-main saja, melainkan mengikuti perkembangan game dan antusias siswa terhadapnya. Terlihat minat dan bakat siswa di bidang yang lebih modern ini menjadikan bukti nyata bahwa olahraga tidak hanya terbatas pada aktivitas fisik dilapangan, namun juga merambah ke dunia digital yang membutuhkan strategi, kecepatan berpikir, dan kerjasama tim yang solid,” tuturnya.
Lebih lanjut, para peserta dari setiap kelas menunjukkan performa terbaik mereka. Strategi jitu, koordinasi tim yang apik, serta kemampuan individu yang mumpuni menjadi kunci kemenangan.
“Untuk Esports ini tentunya lebih dari sekadar mencari pemenang saja, ajang ini mengajarkan banyak hal. Kekalahan menjadi pelajaran untuk evaluasi dan perbaikan, sementara kemenangan dirayakan bersama sebagai buah dari kerja keras dan kekompakan,” ucapnya.
Keberhasilan OSIS SMK Yosonegoro Magetan dalam menyelenggarakan ClassMeeting yang diawali dengan Esports ini memberikan dampak positif. Pertama, ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka di bidang gim secara positif dan terarah. Kedua, stigma negatif terhadap game mulai terkikis, digantikan dengan pandangan bahwa Esports adalah bentuk olahraga yang legitimate dan menantang. Ketiga, kegiatan ini secara tidak langsung melatih soft skill siswa, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah dalam tekanan.
“Harapannya sendiri dengan ClassMeeting ini bukan hanya menjadi euforia sesaat, melainkan menjadi cikal bakal bagi pengembangan potensi Esports di lingkungan sekolah. Siapa tahu, dari ajang inilah lahir talenta-talenta muda yang kelak akan mengharumkan nama sekolah bahkan bangsa di kancah Esports yang lebih tinggi,” pungkasnya.







