Kepala Cabang Bulog Ponorogo Jawa Timur, Budiwan Susanto saat memastikan stok beras di Gudang Bulog Gulun Magetan, Rabu (5/8/2026)
Magetan, ReportaseTimes – Saat berkunjung ke Gudang Bulog Gulun Magetan, Kepala Cabang Bulog Ponorogo Jawa Timur, Budiwan Susanto memastikan ketersediaan beras di wilayah Magetan dan sekitarnya masih daam kondisi aman, Rabu (5/8/2026) pagi.
Selain jumlah stok beras yang lebih dari cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga tahun depan, Perum Bulog Kantor Cabang Ponorogo juga memastikan stok jagung dan minyak juga dalam kondisi stok aman.
“Untuk kondisi stok beras kami di Kantor Cabang Ponorogo sampai sekarang terdapat 102 Ribu Ton, dan kalau dilihat dari ketahanan sampai tahun depan mungkin masih aman bahkan kemungkinan bisa sampai lebaran tahun depan, karena dengan kondisi stok tersebut dengan adanya swasembadapangan memang sangat bagus,” jelasnya saat ditemui di Gudang Bulog Gulun Magetan, Rabu (5/8/2026)
Lebih lanjut, untuk di Kabupaten Magetan sendiri Gudang Bulog dalam keadaan penuh artinya stok beras sangat aman hingga tahun depan. Dan serapan sendiri hampir mendekati 100 persen.
“Untuk jagung sendiri kami dari pemerintah diberikan target sebesar 9.000 Ton dan alhamdulillah sudah tercapai 95 persen yaitu sekitar 8.600 Ton, dan alhamdulillah bisa tercapai semua sesuai target yang diberikan,” imbuhnya.
Selain stok yang aman hingga tahun depan. Perum Bulog Kancab Ponorogo juga terus menyerap gabah dan beras langsung dari petani. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Sementara itu, untuk dropping beras kepada masyarakat utamanya para pedagang di pasar sangatlah lancar dan rutin dilakukan, minimal seminggu sekali, dan untuk harga sendiri juga stabil.
Dropping yang berjalan baik tentunya menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan beras di pasar.
“Untuk dropping ke pasar sendiri dilakukan minimal seminggu sekali, dan untuk harga beras sampai saat ini masih stabil tanpa adanya masalah, bahkan yang minggu-minggu sekarang dan mungkin kedepan apabila adanya pertambahan ya kami lakukan penambahan volumenya,” tuturnya.
Berdasarkan pemantauan Bulog, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih berada di kisaran Rp12.500 per kilogram.
Sementara itu, harga beras premium memang mengalami kenaikan tipis, namun masih dalam batas yang dinilai wajar dan belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan beras di pasaran.
“Kami tetap memastikan akan terus menjaga keseimbangan antara stok, penyerapan hasil panen, dan distribusi beras agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Yang terpenting, untuk stok di Gudang Bulog Gulun Magetan hingga tahun depan dipastikan sangat-sangat aman,” akhirnya.







