Ilustrasi
Magetan, ReportaseTimes – Aksi balap orang yang sempat viral di media sosial di Jalan Raya protokol Maospati–Magetan, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, dibubarkan aparat kepolisian, Sabtu malam (21/2).
Kegiatan tersebut dinilai mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) serta meresahkan warga sekitar.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih bersama perangkat desa bergerak cepat. Pada Minggu pagi (22/2), polisi memanggil pemilik salah satu angkringan/kafe berinisial IA yang beralamat di Jalan Raya Maospati–Magetan, Desa Sugihwaras, untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan memfasilitasi kegiatan tersebut.
AKP Vista menegaskan, pihaknya langsung mengambil langkah setelah menerima aduan warga.
“Kami mendapat laporan masyarakat adanya kegiatan balap orang yang mengganggu kenyamanan warga dan kelancaran lalu lintas. Menindaklanjuti hal tersebut, kami segera melakukan klarifikasi dan pembinaan kepada pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.
Polsek Maospati juga telah memberikan teguran dan imbauan kepada pemilik angkringan/kafe agar tidak lagi memfasilitasi atau mengizinkan kegiatan serupa yang menggunakan badan jalan sebagai arena lomba maupun aktivitas lain yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Selain penindakan, polisi turut mengajak masyarakat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar selama bulan suci Ramadan memusatkan kegiatan pada ibadah dan aktivitas positif lainnya. Jangan sampai kegiatan hiburan justru mengganggu ketertiban umum dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuh AKP Vista.
Sementara itu, pemilik angkringan/kafe berinisial IA menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak kepolisian atas lomba lari yang berlangsung di jalan raya pada malam 21 Februari 2026. Ia mengakui kelalaiannya dan berjanji tidak akan mengulangi kegiatan serupa.
Polres Magetan melalui Polsek Maospati menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu kamseltibcarlantas. Masyarakat pun diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan agar wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif.







