50 Guru SD di Magetan Ikuti Bimtek Daerah Digital Pembelajaran

Magetan, ReportaseTimes – Sebanyak 50 Guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Magetan yang mewakili 50 Satuan Pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga telah mengikuti Bimbingan Teknis Daerah Digital Pembelajaran yang dilaksanakan oleh Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bimbingan Teknis Daerah Digital Pembelajaran tersebut dilaksanakan di salah satu hotel yang ada di Kota Madiun, Jawa Timur, yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dikpora Magetan, Suhardi, Senin (5/10/2026) pagi.

Saat ditemui di Kantor Dikpora Magetan, Suhardi menjelaskan bahwa Bimtek yang dilaksanakan di Kota Madiun pada Senin kemarin itu murni program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kabupaten Magetan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan Bimtek tersebut yang dilaksanakan selama 4 hari.

“Jadi sebelumnya itu Kementerian telah memberikan seperangkat sarana pembelajaran diantaranya leptop dan PID (Papan Informasi Digital) dan seperangkat lainnya. Oleh karena itu, agar pemanfaatannya itu bisa maksimal maka dari Kementerian itu melakukan Bimtek tersebut,” jelasnya, Rabu (7/10/2026)

Suhardi menambahkan, dari bimtek sendiri itu tentunya agar sarana dan prasarana yang telah diberikan oleh Kementerian itu dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Nantinya disaat pembelajaran di sekolah itu anak bisa lebih termotivasi dan tidak merasa jenuh, tidak membosankan, dan yang utama meningkatkan mutu pembelajaran digital di sekolah.

“Sebetulnya yang mendapatkan sarana dan prasarana itu tidak hanya 50 satuan pendidikan saja, cuma untuk bimtek kali ini memang kuota dari Kementerian itu terbatas, maka dari itu dari perwakilan 50 guru ini nanti bisa lebih cekatan dan bisa membagi pengetahuan akan bimtek itu ke rekan-rekan guru lainnya,” imbuhnya.

Melalui kegiatan tersebut, guru diharapkan semakin siap menghadapi perubahan pola pembelajaran yang semakin lekat dengan teknologi. Penguasaan perangkat digital juga dinilai penting agar proses belajar mengajar dapat menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan peserta didik.

“Pemkab Magetan melalui Dinas Pendidikan Kepemudaandan Olahraha akan terus memperkuat kualias pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, salah satunya digitalisasi pembelajaran ini diharapkan tidak berhenti pada penyediaan perangkat saja, tetapi berlanjut pada peningkatan kapasitas guru dan kualitas pembelajaran di sekolah,” akhirnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed