Kota Madiun, ReportaseTimes – Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Madiun menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Simulasi Pemenuhan KP2B/LB2B sebesar 87 persen dari Lahan Baku Sawah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Wilis BAKORWIL I Madiun, Jalan Pahlawan Nomor 31, Kota Madiun, dan diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan terkait.
FGD ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya sinkronisasi dan percepatan pemenuhan target Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dan Lahan Baku Sawah (LB2B) di wilayah Jawa Timur.
Forum ini menjadi wadah koordinasi untuk memastikan keterpaduan data, kebijakan, serta langkah strategis dalam perencanaan tata ruang dan perlindungan lahan pertanian.
Kehadiran Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan mewakili Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Madiun bertujuan untuk mendukung penyediaan dan validasi data pertanahan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.
Melalui FGD ini, peserta melakukan simulasi teknis pemenuhan target 87 persen dari total Lahan Baku Sawah yang telah ditetapkan untuk Tahun 2025, serta membahas strategi implementasi, harmonisasi regulasi, dan mekanisme pengawasan di tingkat daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin solid sehingga target pemenuhan KP2B/LB2B dapat tercapai secara optimal, terukur, dan berkelanjutan.











