Perkuat Keimanan Warga Binaan, Rutan Magetan Gelar Kegiatan Keagamaan di Bulan Ramadan 1447 H

Magetan, ReportaseTimes – Rutan (Rumah Tahanan Negara) Kelas IIB Magetan menggelar kegiatan keagamaan selama bulan suci ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan mulai Rabu 4 Maret 2026 sampai dengan Jumat 6 Maret 2026 menjelang Nuzulul Qur’an.

Momentum dibulan suci ramadan 1447 Hijriah ini tentunya menghadirkan suasana berbeda di Rutan Kelas IIB Magetan. Yang mana, para WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) diberikan pembekalan keagamaan seperti pondok pesantren kilat, pembenahan tajwid, pembenaran bacaan Al-Qur’an, dan pembenaran tata cara sholat.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan salah satu Takmir Masjid di Rutan Kelas IIB Magetan, Habib, bahwa selama 3 hari ini telah dilaksanakan kegiatan keagamaan bersama warga binaan.

“Kegiatan pondok pesantren kilat, pembenaran bacaan Al-Qur’an, serta pembenaran tata cara sholat itu kita laksanakan 3 hari, yang mana dimulai pada kemarin Rabu 4 Maret dan puncaknya nanti pada Jumat 6 Maret 2026 di momentum Nuzulul Qur’an,” jelasnya, Kamis (5/3/2026)

Habib menyebut, mengawali kegiatan keagamaan kemarin itu dilaksanakan pembenaran tata cara sholat bagi warga binaan yang kemungkinan belum bisa atau masih salah dalam sholat.

“Mungkin dari warga binaan yang ikut dalam kegiatan kali ini tidak mungkin dari bacaan sholat dan tata caranya itu benar semua. Dari kegiatan keagamaan ini mungkin kita bisa mengoreksi bersama-sama, bisa telaah bersama-sama dari bacaan dan tata caranya apa yang salah dan apa yang benar agar sholat dan ibadahnya bisa lebih sempurna di bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah ini,” imbuhnya.

Habib menambahkan, dihari kedua kegiatan keagamaan ini juga masih sama seperti hari pertama, yang berbeda itu di hari ketiga disaat Nuzulul Qur’an.

“Hari kedua ini masih sama kegiatannya, yang berbeda itu dihari ketiga, yakni kataman Al-Qur’an yang akan dilaksanakan dari pagi hari sampai sore menjelang berbuka dan akan ditutup dengan pengajian umum yang akan diambilkan ustad dari luar yang akan bersamaan dengan berbuka puasa bersamaan,” tuturnya.

Habib menuturkan, untuk pelaksanaan keagamaan di hari ketiga itu mungkin nanti akan diambil 10 warga binaan untuk kataman.

“Semoga dengan kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini para warga binaan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi nanti disaat keluar dari Rutan, dan saya pribadi ingin merubah mindset masyarakat yang diluar yang menganggap negatif dan sebelah mata para napi yang dulunya dianggap negatif setelah keluar itu bisa berubah ke hal positif,” tegasnya.

Ia menilai, para petugas Rutan Kelas IIB Magetan ini memiliki pelayanan yang sangat baik, ramah, dan terdepan, serta memberikan fasilitas layanan yang baik bagi warga binaan.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Magetan, Andy Sulistiawan menambahkan, untuk kegiatan seperti ini diharapkan kedepannya terus berlanjut, karena dalam rangka pembinaan kerohanian untuk para warga binaan pemasyarakatan di sini agar memperbaiki keimanan mereka.

“Jadi saat kembali ke masyarakat itu mereka bisa menjadi lebih baik lagi setelah mendapatkan kegiatan keagamaan seperti ini,” tuturnya.

Andy menekankan, dari beberapa kegiatan keagamaan yang telah dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Magetan ini tentunya sangat berdampak positif bagi warga binaan yang kembali ke masyarakat.

“Terlihat hampir 80 persen warga binaan yang keluar dari sini itu berubah ke lebih positif. Jadi disini yang awalnya tidak bisa mengaji itu setelah adanya kegiatan keagamaan ini bisa mengaji dan lebih paham akan hal yang positif,” ucapnya.

Lebih lanjut, sebetulnya kegiatan keagamaan ini tidak hanya dilaksanakan dibulan suci ramadan saja, namun setiap harinya di blok-blok pondok itu ada pembelajaran tentang keagamaan.

“Harapan kami untuk warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Magetan ini dengan adanya kegiatan seperti ini akan menjadi pemicu semangat berubah menjadi lebih baik. Semua belum terlambat, tidak ada manusia yang tidak berdosa dan tidak ada kata terlambat untuk bertaubat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *