Pesan Penting Menteri Nusron Wahid Saat Lakukan Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Kalteng

Berita, Nasional, Pemerintah9068 Dilihat

Palangka Raya, ReportaseTimes – Dihadapan seluruh jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Tengah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta jajaran pertanahan untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar mampu mengikuti perubahan zaman yang sangat cepat, Rabu (10/12/2025)

Pesan tajam kepada jajarannya tersebut unthk dipedomi dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran dimanapun betada.

“Kita akan digulung disrupsi kalau tidak bebenah. Tidak ada ruang bagi pelayanan yang lambat, kaku, dan tidak adaptif,” tegas Menteri Nusron.

Menteri Nusron Wahid menekankan, perubahan perilaku masyarakat, percepatan teknologi, dan standar pelayanan publik yang semakin tinggi membuat Kementerian ATR/BPN tidak boleh bekerja dengan pola lama. Pelayanan pertanahan harus menjadi service institution yang responsif, sederhana, bersih, dan modern.

“75-80% tugas Kementerian ATR/BPN adalah pelayanan publik. Kalau masyarakat berubah cepat, teknologi berubah cepat, tetapi kita tidak berubah, maka institusi ini akan tertinggal dan kehilangan kepercayaan dari masyarakat,” ungkap Menteri Nusron.

Sepanjang Januari hingga 5 Desember 2025, total layanan pertanahan yang diberikan mencapai 8.370.694 layanan, yang mana 76.289 layanan diberikan di Provinsi Kalteng. Pelayanan ini meningkat dari tahun 2024, yakni sebesar 71.579 layanan.

Peningkatan jumlah layanan menunjukkan bahwa permintaan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan terus bertumbuh dan menuntut kualitas kerja yang semakin profesional.

Dengan beban layanan yang terus naik setiap tahun, Kementerian ATR/BPN diharapkan mampu menjaga ritme transformasi agar seluruh proses pelayanan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan publik yang semakin dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed