Magetan, ReportaseTimes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan 2025, dengan tujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan hak atas pangan bagi seluruh masyarakat, demi kehidupan dan masa depan yang lebih baik, yang bertempat di Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (4/11/2025)
Dalam paparannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Saif Muklisun, menjelaskan bahwa kondisi kesiapan pangan di Magetan dalam setahun terakhir ini sangat mencukupi. Hal ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan.
Sementara itu, Sudarwiyato membacakan surat keputusan Perpadi Jawa Timur, yang mana isi surat keputusan tersebut menegaskan pentingnya Perpadi yang solid di Magetan sesuai dengan wilayahnya.
“Perpadi diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal dalam mendukung ketahanan pangan,” tuturnya.
Momentum penting lainnya adalah pelantikan pengurus Perpadi DPC Magetan, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dan inovasi dalam pengelolaan pangan di tingkat daerah.
Dikesempatan yang sama, Bupati Magetan, Nanik Sumantri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pangan merupakan soal hidup matinya suatu bangsa.
“Kalau kita tidak tangani secara besar-besaran, secara radikal, maka kita akan menghadapi masalah besar,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Magetan telah menyelaraskan program-programnya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah sesuai dengan nawacita Presiden Prabowo.
“Kabupaten Magetan merupakan salah satu Kabupaten tahan pangan. Desa Baluk dan Ngelopang merupakan contoh sukses dengan 233 warganya masuk dalam kategori sangat tahan pangan.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Magetan telah dianugerahi alam yang memadahi, sehingga harus memanfaatkannya sebaik mungkin.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nanik mengajak seluruh masyarakat untuk mengkampanyekan diversifikasi pangan dengan slogan “Kenyang Tidak Harus dengan Nasi“.
Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan memanfaatkan sumber-sumber pangan lokal lainnya.
Untuk memajukan sektor pertanian dan pangan, Bupati Nanik menekankan pentingnya mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang kuat.
“Tentunya, semua ini harus didukung dengan sektor pertanian dan peternakan yang maju,” tambahnya.
Di akhir acara, Bupati Nanik menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petani, peternak, Kejaksaan, Kepolisian, Bulog, serta dinas-dinas terkait atas kerja keras dan kontribusinya dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Magetan.













