Magetan, ReportaseTimes – Sosialisasi Generasi Cerdas Digital, Bijak Berinternet, Beretika dan Produktif bersama AI telah dilaksanakan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan AI (Artificial Intelligence) tentunya membawa perubahan besar.
Kegiatan yang menghadirkan Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Hj. Siti Mukiyarti, S.Ag., M.Ag., Diskominfo Magetan, dan beberapa Narsum yang memberikan edukasi penting akan perkembangan teknologi digital saat ini, khususnya bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.
Sebagai wakil rakyat, Siti Mukiyarti menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari, karena itu masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi saja, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya secara cerdas, produktif, dan tetap berpegang pada etika.
“Kami menginginkan SDM di Jawa Timur itu tidak ketinggalan zaman. Tetapi yang lebih penting, jangan hanya pintar menggunakan teknologi. Harus tetap memiliki etika, memahami aturan, dan mampu memberikan kemanfaatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dengan kehadiran AI saat ini masyarakat harus bisa memandangnya sebagai peluang untuk berkembang. Bahkan, generasi muda harus memahami bahwa teknologi itu bukan hanya alat saja, tetapi bisa memanfaatkannya sebaik mungkin.
“Bermedia sosial harus benar dan bijak. Jangan sampai apa yang kita lakukan di dunia digital justru menjadi persoalan di kemudian hari,” imbuhnya.
Menurut Siti, generasi cerdas digital bukanlah sekedar generasi yang mampu mengoperasikan teknologi saja, tetapi juga mampu berfikir sebelum mengunggah.
Saring dan Shareing itu lebih penting di era saat ini. Saring informasi yang ada di internet dan shareing ke masyarakat bahwa informasi itu benar dan bermanfaat.
“Masyarakat itu harus lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi ke media sosial. Informasi yang belum diketahui kebenarannya tidak seharusnya langsung disebarluaskan. Begitu pula penggunaan AI harus dilakukan secara bertanggung jawab, terutama ketika berkaitan dengan informasi publik, privasi, maupun nama baik seseorang,” tegasnya.













