Blitar, ReportaseTimes – Dua pekan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026 di Kabupaten Blitar, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, menghadiri Deklarasi Damai dan Penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan Tahapan Pilkades Serentak di Ruang Rapat Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar, pada Jumat (6/11/2026).
Kehadiran pimpinan lembaga legislatif ini merupakan bentuk komitmen penuh DPRD untuk mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa agar berlangsung aman, sehat, dewasa, dan bermartabat. Agenda krusial ini dibuka langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution.
Menurut data dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar, Tantowi Jauhari, kontestasi politik tingkat desa tahun ini akan diikuti oleh 93 calon kepala desa yang tersebar di 30 desa di 17 kecamatan. Pemungutan suara sendiri dijadwalkan bakal digelar serentak pada 23 November 2026 mendatang.
Usai menghadiri upacara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi berpesan agar seluruh elemen masyarakat, khususnya para calon kades dan tim sukses pendukung, menomorsatukan persatuan dan kerukunan di atas kepentingan politik praktis.
“Momentum deklarasi damai ini menjadi wujud nyata dukungan legislatif demi memastikan proses demokrasi di 30 desa berjalan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan. Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal biasa, namun jangan sampai merusak kerukunan dan menciptakan sekat perpecahan sosial di masyarakat desa,” tegas Supriadi.
Hal senada diungkapkan Bupati Blitar Rijanto. Ia meminta para kontestan bersaing secara sportif dengan mengadu gagasan yang santun serta menjauhi praktik kotor seperti politik uang, fitnah, provokasi, dan ujaran kebencian. Melalui pembacaan ikrar dan penandatanganan pakta integritas, para calon memikul tanggung jawab moral yang besar untuk mematuhi aturan main secara akuntabel.
Selain bagi para calon kades, arahan tegas juga ditujukan kepada aparatur penyelenggara dari tingkat kabupaten hingga desa agar bekerja profesional, transparan, dan menjaga netralitas penuh. Di sisi lain, aparat keamanan dari unsur TNI-Polri diharapkan terus memperkuat deteksi dini guna meminimalkan potensi konflik horisontal.
Melalui komitmen bersama yang ditandatangani oleh para calon kepala desa, jajaran BPD, hingga tim fasilitasi kecamatan ini, Kabupaten Blitar diharapkan mampu menjadi percontohan daerah yang sukses menyelenggarakan Pilkades serentak secara sejuk, kondusif, dan tetap mempertahankan semangat guyub rukun.













