Blitar, ReportaseTimes – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan kontingen daerah dalam menghadapi ajang perlombaan keagamaan tingkat regional.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, saat menerima audiensi jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Blitar di ruang pimpinan dewan pada Jumat (6/11/2026).
Pertemuan ini secara khusus membahas persiapan kontingen Kabupaten Blitar untuk menyongsong lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat Provinsi Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung di Candra Wilwatikta, Pandaan, pada 14–15 November 2026 mendatang.
Ketua LPDG Kabupaten Blitar, Endang Sriutami T, menjelaskan bahwa kunjungan formal ini bertujuan untuk berkoordinasi sekaligus memohon arahan serta bimbingan dari pimpinan legislatif. Langkah tersebut diharapkan mampu mematangkan persiapan seluruh delegasi sebelum bertolak ke arena perlombaan.
Merespons paparan pengurus LPDG, Supriadi menyatakan dukungannya agar seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan lomba berjalan tanpa kendala. Ia menaruh harapan besar agar kontingen Kabupaten Blitar mampu menunjukkan performa terbaik dan memboyong prestasi yang membanggakan daerah.
Rajut Toleransi Jelang Pilkades Serentak
Di samping mematangkan teknis perlombaan keagamaan Hindu tersebut, momentum audiensi ini juga dioptimalkan sebagai ruang diskusi mengenai situasi sosial kemasyarakatan di Kabupaten Blitar. Supriadi secara khusus menyelipkan pesan mengenai krusialnya merawat kerukunan dan keharmonisan hidup antarumat beragama di daerahnya.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Kuat ini, komunikasi yang sehat dan sikap toleransi antarkelompok masyarakat merupakan fondasi utama agar Blitar senantiasa berada dalam atmosfer yang aman serta damai.
Terlebih, eskalasi politik di tingkat akar rumput diprediksi akan meningkat seiring bergulirnya agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Supriadi pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran LPDG, untuk proaktif membentengi lingkungan dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan wilayah yang tetap adem ayem dibutuhkan komitmen kolektif dari seluruh lapisan warga dengan senantiasa mengedepankan prinsip kebersamaan dan saling menghormati perbedaan keyakinan. Melalui sinergi erat ini, diharapkan persiapan matang kontingen LPDG Blitar berbanding lurus dengan terjaganya kondusivitas wilayah.










